Musik

Fakta Menarik Tentang Masik Di Indonesia

Baru aja kemarin kita merayakan Hari Musik Nasional Indonesia. Nah, ngomongin hal ini tuh kayaknya kurang sah kalau nggak mengupas sejarahnya musik Indonesia. Baru aja kemarin kita merayakan Hari Musik Nasional Indonesia. Nah, ngomongin hal ini tuh kayaknya kurang sah kalau nggak mengupas sejarahnya musik Indonesia. Mungkin beberapa dari kalian belum tau hal ini. Kayak, apa lo tau kalau W.R. Supratman sempat punya band? Terus, lo tau nggak kalau lagu Kangen Band yang judulnya “Doi” pernah diteliti di Malaysia? Hahahaha.

Okay, we spill the tea yap!

W.R. Soepratman Jadi Anak Band

Sebelum dikenal as a composer di lagu Indonesia Raya yang grande parah, ternyata W.R Soepratman sempat jadi anak band. Jadi, W.R. Soepratman bermain di ranah musik Jazz. Ia adalah anggota dari grup jazz asal Makassar bernama Black and White sbobet indonesia Jazz Band. Band tersebut berdiri sebagai representasi hubungan baik Belanda dengan Indonesia.

Di sini, W.R. Soepratman main biola dan skill-nya bikin orang kepincut gitu. Bisa dibilang, karena dia lah band tersebut punya jadwal yang padat.

Tielman Brothers, Band Rock Pertama yang Go International

Jauh sebelum NIKI dan Rich Brian, Indonesia sudah sempat menembus pasar internasional berkat band rock and roll The Tielman Brothers. Yaa kayaknya udah banyak tau sih.

Band ini dikenal dengan roots Keroncong tapi ada sentuhan Rock n Roll. Mereka sempat tampil untuk Presiden Soekarno pada tahun 1949 dan disebut-sebut memperkenalkan musik rock sebelum The Beatles. Gitu…

Elvy Sukaesih Ngenalin Dangdut ke Jepang

Queen of Dangdut, Elvy Sukaesih sempat memperkenalkan musik dangdut ke Jepang. Lagunya yang berjudul Bisik-Bisik Tetangga dapet respon positif di Jepang. Wow!

Ia bahkan sempat diajak untuk tampil di Tokyo Live Show 1991 diiringi oleh grup orkestra Tokyo Ska Paradise. Ini gila sih jujur hahaha. Nggak cuma itu, pada tahun 1992, pencipta lagu asal Jepang Rei Nakanishi sempat membuat lagu berjudul “Koi no Fuga” untuk Elvy. Satu tahun berselang, Elvy merilis versi Indonesian dari lagu tersebut dan diberi judul “Jangan Kau Pergi.”

Dangdut emang the best!

Lagu “Doi” Kangen Band Jadi Bahan Penelitian

Lagu Doi milik Kangen Band ternyata pernah jadi subjek penelitian akademisi luar negeri. Ini serius. Hehehe. Yang meneliti adalah Emma Baulch dan dikenal sebagai seorang periset dan associate professor/lektor kepala Monash University, Malaysia.

Jadi, Emma Baulch jelasin bagaimana masyarakat mengonsumsi lagu dan panggung Kangen Band, serta bagaimana band tersebut mendapatkan label ‘pop Melayu’ yang dianggap sebagai pembeda kelas musik pop Indonesia di awal 2000-an.

Baca Juga: https://artsnaples.org/2024/01/08/aura-mistis-lagu-gaby-tinggal-kenangan-pernah-viral-karena-bikin-orang-takut/

NIKI yang Pecahkan Rekor

NIKI berhasil cetak sejarah sebagai musisi Indonesia pertama yang tembus 1.25 streams di Spotify. Prestasi ini tentu bukan tanpa alasan. Musisi yang terjun di industri musik Internasional ini udah rilis sejumlah hits, termasuk single Lowkey yang sudah didengarkan lebih dari 100 juta kali.

Nggak cuma itu, album debutnya yang bertajuk Moonchild juga menuai reaksi positif, bahkan dinobatkan sebagai Best Asian Album pada 2020 versi NME Magazine.